Dia Baru Datang Ke Hospital Selepas Tarikh Jadual Bersalin Lewat 2 Minggu !! Ketika Di Bedah, Doktor Terkejut Lihat Apa Yang Ada Dalam Perutnya !!!

Ketika sudah positif hamil, biasanya akan diperhitungkan perkiraan kapan waktu lahir nya berdasarkan dari awal masa kehamilan. Namun, nyonya Liu baru datang ke rumah sakit setelah waktu perkiraan lahirnya sudah lewat setengah bulan. Saat dokter membuka perut nyonya Liu, pemandangan yang dilihatnya langsung membuat kedua lututnya lemas.

Kita semua tahu bahwa ketika sampai pada tanggal perkiraan kelahiran, masih tidak ditemukan gejala bayi akan lahir, dokter biasanya akan menyarankan untuk mengecek kandungan setiap hari jika usia kehamilan sudah mencapai 40 minggu supaya bisa mengetahui kondisi yang pas kapan bayi akan lahir.

Nyonya Liu yang berusia 23 tahun masih tidak merasakan tanda-tanda akan melahirkan pada tanggal yang sudah diperkirakan. Awalnya ia sudah ingin pergi memeriksakannya ke rumah sakit, tapi, setelah mendengar perkataan kakak perempuannya yang sudah pernah melahirkan bahwa anak laki-laki biasanya lebih telat dilahirkan, nyonya Liu merasa tenang-tenang saja.

Selama seminggu di rumah, Liu juga tidak merasakan gejala akan melahirkan, ia menjadi khawatir. Tapi, kakaknya berkata “tidak apa-apa. Biarkan bayimu berada di perut beberapa hari lagi. Tinggal lamaan di perut itu lebih baik. Tinggal di dalam perut 1 hari itu lebih baik daripada tinggal 10 hari di luar perut.” Setelah mendengar ini, Liu sedikit lega.

Dan akhirnya ia pun menunggu lagi selama seminggu di rumah. Kali ini, tidak hanya merasakan tanda-tanda mau melahirkan, pergerakan bayi di dalam perut juga semakin kuat. Dengan perasaan tidak nyaman seperti ini, Liu segera memanggil suaminya untuk mengantarnya ke rumah sakit. Setelah diperiksa air ketubannya, ternyata bayinya sudah kekurangan oksigen di dalam. Harus segera dilakukan operasi sesar untuk mengeluarkan bayinya.

Ketika dokter membedah perut Liu, seketika dokter sangat lemas melihat pemandangan di depan matanya yang tidak pernah dilihatnya selama 20 tahun menjadi dokter. Air ketuban yang sedikit dan juga sudah mengontaminasi dalamnya. Air ketuban juga sudah berubah warna menjadi hitam. Saat bayi dikeluarkan tidak menangis sama sekali, dokter pun melakukan berbagai cara seperti memukul pantat bayi, namun bayi tetap tidak menangis. Namun akhirnya bayi menangis berkat bantuan para petugas medis.

sumber

Setelah operasi selesai, dokter berkata: “kondisi sangat kritis tadinya, saya sampai terkejut, dan untungnya dapat ditolong tepat waktu. Kalau sampai telat, tidak tahu apa yang akan terjadi.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *